15.4.16

>> Fenomena Aneh !! Di Dunia Binatang ternyata juga ada Homoseksual

Dua ekor singa jantan di taman safari tertangkap kamera berusaha untuk kawin. Kedua singa dewasa ini tak peduli dengan turis yang mengambil foto mereka menunjukkan kasih sayang satu sama lain.

Nicole Cambre yang mengambil foto tersebut selama perjalanan safari di Bostwana, Afrika Selatan mengatakan, ia melihat 'perkawinan' dua ekor singa jantan dan diberitahu oleh pemandu bahwa perilaku ini telah terjadi selama seminggu. Menurut sang pemandu, di sana terdapat seekor singa betina tapi singa jantan itu terlihat tidak tertarik pada singa betina.

"Ini pertama kalinya saya melihat perilaku homoseksual di kalangan singa. Berdasarkan yang aku baca, ini sangat jarang terjadi," kata Nicole seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (15/04/2016).


Walau perilaku homoseksual amat jarang terjadi di dunia hewan, namun nyatanya ahli biologi mencatat lebih dari 450 spesies hewan pernah melakukan aktivitas seksual sesama jenis. Malahan, sebuah studi 2010 dari Alaska menyebutkan, ditemukan bahwa sepertiga dari pasangan penguin Albartos ternyata sama-sama betina.

Dikutip dari the Richest, meski singa menjadi lambang kekuasaan dan maskulinitas, bukanlah hal yang mustahil terjadi praktik homoseksual di antara mereka. Kebanyakan singa jantan sebelum mencapai kematangan seksual akan membentuk ikatan seksual dengan singa jantan lainnya, seperti meringkuk dan membelai satu sama lain.

Selain singa, spesies yang menampilkan perilaku homoseksual yakni emu, ayam, kucing, lumba-lumba, merpati, burung hantu, dan lainnya. Namun demikian, ahli Zoologi Petter Bockman dari Universitas Oslo tidak sepakat menyebut perilaku hewan-hewan itu sebagai gay.

"Jika Anda bertanya: dapatkah hewan menjadi gay, jawabannya adalah ya. Tapi gay adalah kosakata manusia. Kami lebih sepakat untuk menggunakan kata 'homoseksual' untuk hewan," jelas Petter.

"Seksualitas bukan hanya tentang membuat bayi, tapi juga tentang mengumpulkan kawanan. Untuk beberapa hewan, homoseksualitas adalah perilaku yang normal," tambah dia.

Petter menambahkan, masalah ini telah lama tabu bagi peneliti yang takut diejek oleh rekan-rekan mereka. Sebagai bukti, petani sering menemukan sapi jantan dan domba jantan yang menolak untuk kawin dengan betina. Malahan penelitian tahun 2004 melaporkan bahwa sekitar delapan persen dari domba jantan lebih memilih domba jantan lainnya.
( sumber )